Kata dalam Pena

  • beautiful diary / Cerpen /
    20 Oct 2011

    Biarkan Kumenyuapimu Pagi Ini

    Kutatap mata sendu nan lentik yang ada dihadapanku ini. Seorang wanita yang berhati lembut dan keibuan. Wanita yang sabar dan perhatian. Aku bersyukur telah memperistrinya. Karena dialah malaikatku yang sangat aku cintai. Sambil mengunyah sarapan pagi yang disajikannya dengan penuh kesabaran, dia begitu telaten dan sabar di setiap hari menyajikan makanan kesukaanku. Meskipun kini kanker jahat sedang menggerogoti tubuhnya. Meskipun wajah cantik dan sendunya masih terlihat jelas dibalik senyumannya. “Papa.. Mengapa menatapku seperti itu daritadi? Ayo cepat makannya, nanti papa terlambat ke kantor lo..” Ucapnya penuh senyuman. “Papa…kok diam aja nih. Sarapannya tidak enak ya?” Tanyanya padaku. Kemudian aku tersenyum.” Duduklah di didekatku. Aku ingin me

Author

blogger yang suka seni

Recent Post

Recent Comments