Kata dalam Pena

Tips Belajar Mendayung Bagi Pemula

3 Feb 2015 - 10:19 WIB

Kali ini merupakan pengalaman baru bagi saya untuk pertama kalinya mendayung . Ya..tepatnya berada di kawasan wisata Taman Matahari, Cisarua, Puncak, Bogor, pada salah satu area wisata yang menarik yaitu perahu karet yang bisa diiisi 7 orang. Tiga orang di depan dan di tengah , serta satu orang di bagian belakang. Kebetulan, saya dan sepupu datang ke tempat ini tepat di hari weekend, sekedar berjalan-jalan selepas dari kota Cipanas bersama keluarga besar. Tempat wisata ini murah meriah, cukup membayar Rp.20.000, - untuk menaiki perahu karet ini.

Perjalanan dimulai, dimana kami berenam, berada di satu perahu karet, dengan 4 orang yang menjadi kemudi dengan masing -masing sebuah dayung untuk menjalankan kemudi. Hmm…awalnya cukup susah dan terasa berat menjalankan perahu karet ini. Bayangkan saja, kami sebelumnya belum pernah melakukan hal ini dimanapun. Jadi belum terbiasa melakukannya. Beberapa kali berusaha menjalankan perahu dengan mendayung, tetap saja tidak berhasil, malah perahu ini hanya berputar-putar saja di tempat , tanpa bergerak . Terkadang malah bergerak mundur ke belakang. Yahh..maklumlah kita-kita bukan ahli mendayung dan belum pernah belajar mendayung sebelumnya.

Yang ada kita hanya ketawa-ketawa saja karena tidak mengerti cara menjalankan perahunya. Kita saling bergantian mendayung perahu, tapi tetap saja tidak tahu cara dan teknik menjalankan perahu dayung dengan benar . Akhirnya ketika giliran saya yang kebagian untuk memegang dayung, saya mencoba mencari celah dan mencoba segala teknik cara mendayung. Yah..ini sih hanya modal percaya diri saja. Bisa dikatakan sok tahu lah… eh ternyata setelah dicoba-coba, akhirnya saya tahu teknik cara mendayung secara otodidak. Tak perlu tanya atau browsing di internet. Cukup praktekkan saja langsung. Entah ini benar atau tidak ya. Setelah saya tahu, lalu saya sharing kepada sepupu-sepupu yang pegang dayung, supaya cara mendayungnya sama dan perahu berjalan cepat.

Ya..ini dia teknik otodidak saya:

1. Bila ingin perahu maju ke depan , arahkan dayung ke arah belakang
2. Bila perahu ingin dibelokkan, arahkan dayung ke arah depan.
3. Usahakan mendayung secara bersama dan kompak, karena kalau tidak kompak, perahu akan bingung, mau diarahkan kemana. Akhirnya yang terjadi, perahu hanya akan berputar-putar di tempat.
4. Jangan saling emosi dan egois, karena mendayung ini butuh kekompakan dan kebersamaan.

Nah..itu dia beberapa teknik mendayung dari saya. Mudah-mudahan ber manfaat yaa ..bagi yang belum pernah naik perahu karet memakai dayung, yuks dicoba cari tempat wisata yang ada perahu dayungnya.

Seru dan asyik lo…

B erhubung ini baru pengalaman petama saya mendayung, selesainya ternyata badan menjadi pegel-pegel semua, terutama tangan, lengan dan bahu. Tapi kalau sudah kebiasaan, mungkin hal ini tidak terjadi kali ya. Pantas saja, para nelayan yang mencari ikan ke laut itu seringkali malas ke laut kalau terjadi badai dan ombak besar ya . Pertarungan untuk menjalankan perahu dengan arah angin yang kencang dan badai serta ombak yang hebat ternyata sangat membahayakan jiwa. Saya saja hanya mendayung perahu karet di area yang tidak berombak sama sekali. Bagaimana kalau ada ombaknya ya.. Bisa-bbisa nih perahu tenggelam dan hancur. Ternyata belajar mendayung itu penting ya, walaupun hanya sekedar tahu.

Satu hal lagi nih yang berhubungan dengan dayung dan perahu adalah para TIM SAR. Ketika ada bencana pesawat jatuh ke laut, otomatis mereka harus terjun ke lapangan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang butuh pertolongan. Dengan keberanian dan pengorbanan para tim SAR, harus benaar-benar ahli naik perahu dan mendayung juga berenang. Betapa penuh perjuangan ya…seluruh tenaga dikerahkan bahkan jiwanya sendiri pun dikorbankan. Ah..salut deh sama mereka.


TAGS   dayung / perahu / nelayan / tim sar /


Author

blogger yang suka seni

Recent Post

Recent Comments

Archive