Kata dalam Pena

Kau Tak Kan Tahu

10 Dec 2011 - 19:54 WIB

Sulit untuk melupakan dirimu yang sudah terpatri di hatiku.
Sudah kucoba dan kucoba.
Tapi aku tak bisa.
Meskipun diri ini mencoba menjauh.
Mencoba melupakan.
Tapi mengapa dirimu slalu hadir di setiap detik nafasku.

Aku tahu aku hanya bisa mengharapkan bulan untuk kupeluk.
Aku hanya mengharapkan bintang untuk bisa kuraih dan aku hanya bisa mengharapkan langit untuk bisa kugapai.
Harapan hanyalah harapan.
Dan tak mungkin smua itu bisa kurengkuh.

Meskipun dirimu bagaikan bintang yang kutunjuk untuk menyinari relung jiwaku yang suram.
Meskipun dirimu bagaikan bulan yang kupanggil untuk menemani di setiap kesendirian malamku.
Meskipun dirimu adalah langit luas yang kutunjuk sebagai hamparan hatiku yang tercerai berai.
Tapi engkau bukanlah mereka.
Engkau tak pernah menghiraukannya.
Engkau tak pernah memperdulikannya.
Apalah arti diriku bagimu.
Yang hanya mengharapkan sesuatu yang tak bisa kudapatkan.
Meskipun diawal kau memberiku harapan.
Tapi semua itu hanya harapan palsu.
Harapan yang hanya dirikulah yang mengharapkannya.

Kini sekian lama kita menjauh.
Sekian lama kita menjarak.
Entah mengapa aku merindukan sosokmu.
Ingatanku tak pernah hilang tentangmu
Tak pernah tergantikan oleh siapapun.
Mungkin kau tak akan tahu.
Mungkin kau tak akan peduli.

Kau tak akan tahu betapa tersiksanya aku dengan semua ini.
Kau tak akan tahu betapa setiap butiran air mata ini menetes karenamu.
Kau pun tak akan tahu betapa pikiran aku tak pernah hilang memikirkanmu.
Kau tak akan tahu itu.


TAGS   Poetry / beautiful diary /


Author

blogger yang suka seni

Recent Post

Recent Comments

Archive