Model Bangunan Kolonial
Model bangunan kolonial banyak dijumpai di berbagai kota di Indonesia khususnya di kota-kota yang pernah dijajah oleh Belanda seperti Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, Semarang , Malang dan lainnya. Model bangunan berarsitektur kolonial ini disebut juga dengan The Empire Style/The Dutch Colonial. Model bangunan tersebut tidak hanya dijumpai pada bangunan hunian saja tetapi juga pada model bangunan pemerintahan seperti kantor, stasiun, rumah peribadatan, contohnya yaitu Museum Fatahillah Jakarta, Stasiun Kota Jakarta, Museum bank Mandiri Jakarta, dan Gedung Sate Bandung.
Keberadaan bangunan berarsitektur kolonial ini merupakan salah satu konsep perencanaan kota kolonial yang dibangun oleh Hindia Belanda yaitu perpaduan model bangunan Belanda dengan teknologi bangunan daerah tropis.
Model bangunan berarsitektur Kolonial ini memiliki kekhasan bentuk bangunan terutama pada fasade bangunannya. Diantara ciri-ciri bangunan Kolonial yaitu:
1. Penggunaan gewel (gable) pada fasade bangunan yang biasanya berbentuk segitiga.
2. Penggunaan tower pada bangunan.
3. Penggunaan dormer pada atap bangunan yaitu model jendela atau bukaan lain yang letaknya di atap dan mempunyai atap tersendiri.
4. Model denah yang simetris dengan satu lantai atas.
5. Model atap yang terbuka dan kemiringan tajam.
6. Mempunyai pilar di serambi depan dan belakang yang menjulang ke atas bergaya Yunani.
7. Penggunaan skala bangunan yang tinggi sehingga berkesan megah.
8. Model jendela yang lebar dan berbentuk ”kupu tarung” (dengan dua daun jendela), dan tanpa overstek (sosoran).
Model bangunan kolonial tersebut banyak dijumpai sampai saat ini, tetapi yang terawat hanya sebagian dan sebagian yang lain hampir musnah dimakan jaman, bahkan terlantar karena ditinggalkan pemiliknya. Diantara model bangunan-bangunan kolonial tersebut banyak bangunan colonial yang memiliki nilai sejarah/historis tinggi. Maka dari itu, bangunan tersebut harus dipertahankan dan dipelihara keberadaannya karena merupakan salah satu asset peninggalan yang bisa menjadi bukti sejarah bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu dengan dikeluarkannya peraturan tentang konservasi terhadap bangunan yang bersejarah, diharapkan bangunan tersebut tidak tergusur oleh jaman.
Artikel ini diikutkan dalam ASKAT-nya Pakdhe, tanggal 15 Juni 2011.





Juni 15th, 2011 at 16:16
Saya sudah membaca artikel sahabat
Dan sudah langsung saya catat
Terima kasih atas partisipasi anda yang hebat
Dari Surabaya saya kirim salam hangat
[Reply]
Juni 15th, 2011 at 17:07
Bangunan Kolonial memang mempunyai ciri khas ya Mbak.. apalagi temboknya tebal-tebal, jadi mikir dulu semennya pke apa ya?
[Reply]
Juni 15th, 2011 at 17:15
satu lagi model bangunan kolonial itu kuat2, buktinya ada yg bertahan sampai sekarang…
selamat & sukses dalam kontesnya..
[Reply]
Juni 15th, 2011 at 20:26
sering ke stasiun kota ,museum bank mandiri hanya saya lewati kalau keasemka
[Reply]
Juni 15th, 2011 at 22:16
wow, ini nggak cuman asal posting tapi disertai dengan unsur-unsur pendidikan dan sejarah.
semoga sukses yaa.. good luck! ^^
[Reply]
Juni 15th, 2011 at 22:38
sukses yaaa kontesnyaaa… mantap deh…jadi inget temenku arsitek…
[Reply]
Juni 15th, 2011 at 23:26
@Pakdhe Cholik: hehe…makasih Pakdhe…
@yuniarinukti: iya mbak..betul itu..batu bata sekarang beda dengan batu bata dulu mbak…kl skg kan cepet rapuh..
@Mabruri: betul itu, bangunannya kuat2..krn strukturnya dan bahan materialnya sudah diperkirakan untuk bertahun2.. makasih ya..
@lidya: yah..kok cuma ngelewatin aja mbak…mampir dong.. kasihan tuh bangunan cuma diliat doang..gak dikunjungi
@gaphe: hehehe…mas gaphe terlalu melebihkan..maksih ya..
@bundalf: makasih-makasih….emang hal-hal beginian nih kerjaannya arsitek..xixixi. siapa temen mbak yg arsitek itu?
[Reply]
Juni 15th, 2011 at 23:35
Sambil menunggu gerhana bulan baca-baca kisah bangunan masa lalu.
Semoga upaya mempertahankan bangunan kolonial tetap dipertahankan karena sayang sekali jika tergerus jaman.
[Reply]
Juni 15th, 2011 at 23:47
@susindra: mbak susi nungguin gerhana bulan juga nih??? sama donggg….
yupss…..mulai dr sekarang hrs ditanamkan pendidikan tentang bangunan2 bersejarah..
[Reply]
Juni 16th, 2011 at 07:32
Jadi ingat waktu bolak-balik mengantar istri yang sedang menulis tentang arsitektur Belanda.
Selamat, ya, telah jadi salah satu yang dapat hadiah dari Mbak Anaz.
[Reply]
Juni 16th, 2011 at 08:12
terimakasih infonya ya mbak..kota tua semua fotonya ya…^^salam kenal
[Reply]
Juni 16th, 2011 at 09:24
@Sabjan badio: loh..emang istri smpeyan arsitek ya…
makasih ya..selamat juga buat mas sabjan..
@Puteriamirillis: iya..di kota tua..
salam kenal juga..
[Reply]
Juni 16th, 2011 at 19:37
jadi ingat gedung sekolah SMP ku yang bergaya kolonial
[Reply]
Juni 19th, 2011 at 11:16
gedung sate juga bangunan kuno kan modelnya?
[Reply]
Juni 20th, 2011 at 09:44
artikelnya singkat padat dan informatif…
Pantas saja juara satu kontes ASKAT.
Selamat ya….
[Reply]
Juni 20th, 2011 at 09:59
Selamat, artikel ini telah terpilih jadi pemenang Askat. Semua bangunan itu telah pernah kudatangi. Kalau selama ini cuma tau sejarahnya, sekarang tambah ilmu dari sisi arsitekturnya. Terima kasih ya.
[Reply]
Juni 20th, 2011 at 21:30
Wow. Entah mengapa saya tertarik ama bangunan Bank Mandiri.
[Reply]
Juni 21st, 2011 at 23:25
punya tulisan atao dokumentasi bangunan kolonial di sabang ga? klo ada kasih tau ya! mo coba2 bikin tipologi bangunan kolonial di sabang nih.
[Reply]
Juni 23rd, 2011 at 10:24
aku suka empire state
[Reply]
Juni 23rd, 2011 at 10:55
Aku baru sadar, klo artikel ini di ikutkan di askat. keren mba
oh iya mba, jadi mo ikut ke jakarta minggu besok? event blog dr IBN?
[Reply]
Juni 30th, 2011 at 09:24
Mbak, kaosnya ukuran apa yah?
[Reply]
Juni 30th, 2011 at 09:28
Hanya ada ukuran, m, L, XL
[Reply]
Juli 2nd, 2011 at 07:32
@maaf ya teman2,,…aku baru BW nih…krn lagi berduka…
@melly: iya, artikel ini diikutkan ASKAT. sory mel, kmrn gk ikutan, krn lagi berduka. nanti kl da acara lg kabari ya..
@anazkia: br sadar kl yg dimaksud tuh kaos hadiah.hehehe..kaosnya ukuran M aja mbak.. makasssih ya..maaf br balas komen nih..
[Reply]
Juli 2nd, 2011 at 15:36
Salam Takzim
Mohon izin menyampaikan Award disini semoga berkenan
Salam Takzim Batavusqu
[Reply]
Juli 5th, 2011 at 12:20
saya baru mengenal istilah dormer pada sebuah rumah..
terimakasih untuk infonya mas
[Reply]
Juli 6th, 2011 at 04:21
Postingan yang bernilai dalam dunia pendidikan, semoga sukses dalam lombanya Mba.
Sukses selalu
Salam
Ejawantah’s Blog
[Reply]